BOCAH 11 TAHUN MENJADI GURU SEKOLAH
Bocah juga bisa dikatakan anak kecil atau lebih tepatnya memasuki masa remaja atau dewasa sekaligus. Bocah pada umumnya sering bermain game, bermain alat tradisional, belajar, dan bernyanyi. Tapi kali ini, kami akan membahas bahwa ada bocah atau anak kecil sangat luar biasa telah menjadi guru di usianya yang ke 11 tahun. Untuk lebih jelasnya, yuk baca artikel kami di bawah ini :
Adora Svitak pergi ke Sekolah Dasar (SD) ditemani ibunya. Pelajaran hari ini adalah tentang puisi. Dan Adora sangat menyukainya. Tetapi anak perempuan berusia 11 tahun itu bukanlah seorang musik SD, melainkan seorang guru.
Anak-anak yang luar biasa berbakat. Talenta yang dimilikinya seakan tiada habis-habisnya. Bayangkan saja, bocah AS itu mulai mengajar pada usia 7 tahun. Pada usia yang sama, buku pertamanya diterbitkan secara internasional. Buku berjudul Flying Fingers itu berisi koleksi cerita-cerita pendek karya Adora yang juga berisi tips dan panduan bagi mereka yang ingin menjadi penulis. Buku keduanya, Dancing Fingers (koleksi puisi yang ditulis bersama kakaknya) diterbitkan tahun 2008 lalu.
Adora pun bisa mengetik cepat. Dia mengetik antara 80-112 kata per menit. Dia membaca dua hingga tiga buku per harinya. Dia memandang dirinya sebagai "Pendidik dan penulis." Namun bagi kebanyakan orang, dia adalah seorang anak kcil dengan otak dewasa. Jangan tanya sangat padat, penuh dengan berbagai prestasi dan tuga mengajar. Bahkan, kerap kali kegiatannya baru berhenti pada pukul 11 malam.
Adora telah berpergian ke berbagai belahan dunia, dengan biaya ditanggung pihak pengundang. Dua telah berkunjung ke lebih dari 300 sekolah di China, Hong kong, Vietnam, Inggris, dan lainnya. Bahkan di Inggris, si mungil Adora mendapakan julukan "Dora the Explorer", karena caranya berbagi pengalaman membaca dan menulis pada anak-anak.
Keluarganya kini, bahkan telah mengubah ruang bawah tanah rumah mereka di Redmond, Washington DC, menjadi sebuah studio TV. Dari sana, Adora memberikan ke konfrensi video setiap hari bagi anak-anak, orang dewasa, dan para guru. Dia mendapatkan bayaran US$ 300 per perjalanan yang berlangsung 50 menit.
"Membaca dan menulis adalah hidup saya," ujarnya serius.
Adora juga menjadi incaran dunia korporasi. Dia bisa meraih hingga US$ 10.000 untuk satu kali tampil berbicara pada para pendidik dan masyarakat bisnis mengenai dampak teknologi pada proses kreatif. Bahkan baru-baru ini, dia dibayar oleh Microsoft untuk melakukan demonstrasi tentang komputerisasi pendidikan.
Melihat caranya mengajar, banyak orang lupa bahwa dia baru berumur 11 tahun. Saat mengajar, Adora kerap memuji murid-muridnya, berapapun usia mereka. "Sewaktu saya anak-anak, saya memerlukan dorongan," ujar Adora menjelaskan alasannya memberikan pujian.
"Saya sadar saya masih anak-anak, meski saya memang merasa lebih tua," aku Adora yang mulai bisa membaca pada usia 3 tahun seperti dilansir harian Telegraph, kemarin. Jika anak-anak lain seumurannya gemar menonton film kartun, Adora justru senang menonton siaran berita di televisi.
"Saya menonton tiga saluran berita malam (ABC, NBC, dan CBS) serta program program khusus di akhir pekan," kata Adora yang disebut-sebut sebagai guru termudah di dunia itu.
Demikianlah artikel kami, mudah-mudahan bermanfaat. Jika ada yang berminat menjadi penulis di web kami. Kami sangat terbantu dengan adanya anda untuk memajukan literasi Indonesia ini.
Jika ada yang kurang atau saran mengenai artikel lainnya. Silahkan di komentar di bawah ini yah.
TERIMA KASIH

0 komentar :
Posting Komentar